Tips Menumpas Rasa Kesal Terhadap Seseorang


Manusia merupakan mahluk sosial, dimana dalam hidup setiap manusia pasti saling berhubungan dengan manusia lainnya. Dalam suatu hubungan, ada kalanya didapatkan sebuah gesekan pada hati yang menimbulkan distorsi hingga tak terkendali atau yang biasa disebut emosi. Emosi sendiri merupakan luapan isi hati baik itu senang maupun marah/kesal.

Berhubung malam ini saya sedang kesal terhadap seseorang, jadi saya coba mencari cara mengatasi rasa kesal dan memasukkan kata tsb ke dalam search engine. Alhasil, ada beberapa artikel yang disarankan pada search engine dan saya mendapat sebuah pencerahan dari pertanyaan tadi.

Sebuah tips menarik untuk mengatasi amarah atau kebencian anda kepada seseorang. Tips ini didapat dari buku ’Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya 2’ karya Ajahn Brahm. 

Saat anda sedang membenci seseorang, ambil selembar kertas. Tulis namanya di atas kertas tersebut, setelah itu bagi kertas tersebut menjadi dua dengan sebuah garis, sehingga ada baris kiri dan baris kanan yang sama besar. Langkah pertama, silakan tulis kekesalan anda terhadap orang itu di baris kiri kertas. Tulis sebanyak-banyaknya, luapkanlah kebencian anda dalam tulisan. Setelah selesai, tenangkan diri sejenak. Coba pikirkan hal-hal baik dari orang tersebut yang anda senangi, atau setidaknya yang membuat dia tidak pantas dibenci. Coba saja, pasti ada. Tuliskan daftar kelebihan orang tersebut di bagian kanan kertas, tulis sebanyak-banyaknya. Setelah selesai menulis, bacalah tulisan di sebelah kanan itu baik-baik, kemudian robek kertas bagian kiri dan buang ke tempat sampah. Lalu serahkan kertas bagian kanan tersebut kepada orang yang anda benci. Berikan saja, tidak perlu terlalu banyak bicara. Katakan bahwa anda menyenangi sifat-sifat dia yang terdapat di dalam kertas tersebut. Lihat reaksinya dan amati reaksi anda.

Kalau orang tersebut masih normal, seharusnya ia akan kaget membaca tulisan tersebut, sekaligus merasa tersanjung; ia akan langsung teringat kepada tindakan-tindakannya yang membuat anda kesal dan bertekad dalam hati untuk tidak mengulanginya kembali kepada anda, sekaligus akan mengembangkan sifat-sifat baiknya itu untuk anda. Sedangkan anda, saat melihat respon dari musuh anda yang begitu positif, anda akan mulai berteman dengannya; sekaligus anda memiliki sudut pandang baru yang positif tentang dirinya. Sekaligus lagi, anda juga akan memiliki wajah yang lebih cerah karena lepas dari kebencian, that's a great idea!

2 comments:

  1. Bagus sob postingannya, bisa nih langsung diimplementasikan thanks.

    ReplyDelete
  2. Silahkan diimplementasikan, semoga amarahnya lekas redam. :)

    ReplyDelete