Showing posts with label Introvert. Show all posts
Showing posts with label Introvert. Show all posts
pria introvert, ner, nerrrrrrrr
Seandainya Sebastian loop bukan seorang pria introvert tentu Shinta tidak perlu terjebak dalam cinta segitiga dengan Jossep Burn. Diceritakan, Sebastian tiba-tiba meninggalkan Shinta tanpa penjelasan apa pun. Nampak sekali hati Sebastian galau, tapi Sebastian tidak bisa bercerita dan menjelaskan kegalauannya pada Shinta. Meskipun yakin sesungguhnya Sebastian masih mencintainya, tapi keragu-raguan akhirnya mengalahkan keyakinan Shinta, dia pun jatuh hati pada Jacob yang mengobati sakit hatinya. Padahal di belahan dunia yang entah di mana, Sebastian pun menderita karena cintanya pada Shinta.

Berikut ini adalah beberapa hal yang sering terjadi pada pria introvert, berikut tips menghadapinya:

Bersikap Sombong
Pada pesta ulang tahun Anda, si dia hanya sesekali tersenyum menanggapi kehebohan pesta yang ditujukan untuknya. Bahkan Anda mendapatinya tidak terlalu antusias dan tidak berusaha bercanda atau bercakap-cakap dengan orang lain. Di etika bersopan-santun memang dianggap sombong jika seseorang tidak menanggapi kehebohan di sekitarnya atau tidak berusaha membuka percakapan dengan orang lain. Namun bagi orang introvert ini adalah etika yang tidak adil.

Tidak Menghubungi
Anda diliputi kecemasan karena sudah dua hari ini si dia tidak menghubungi Anda sama sekali. Biasanya juga hanya sesekali dia menghubungi Anda duluan, sisanya Anda yang bertindak lebih dulu. Namun ketika bertemu dan melewatkan waktu bersama-sama, tidak ada masalah dengan hubungan Anda. Apakah dia memiliki wanita lain? Tidak. Bagi seorang introvert, saat-saat sendirian sama berartinya dengan saat-saat berbagi untuk seorang extrovert. Jadi biarkan saja. Jika ingin menghubunginya, lakukan saja tapi tidak perlu memaksa untuk segera membalas dan menuntut perlakuan yang sama darinya.

Menyimpan Masalah
Inilah yang sering dilakukan para wanita, marah ketika pasangan tidak memberitahu masalah yang terjadi dengannya. Sebenarnya tindakan ‘marah’ ini tidak berguna untuk Anda dan pasangan. Orang introvert tidak merasa nyaman untuk berbagi cerita dengan Anda, jika dipaksa pun tentu yang keluar bukan penuturan yang melegakan hatinya melainkan keterpaksaan dan kejengkelan. Mungkin jika Anda mendesaknya dia akan bercerita, tapi di waktu yang lain dia tetap tidak akan bercerita pada Anda.

Source : goo.gl/Bytjy

Tips Menghadapi Pria Introvert

by on November 11, 2012
Seandainya Sebastian loop bukan seorang pria introvert tentu Shinta tidak perlu terjebak dalam cinta segitiga dengan Jossep Burn. Dicerit...
Tulisan ini adalah terjemahan dari artikel di blog Owl City, tepatnya di (goo.gl/Kd1qj)

introvert, ner, nerrrrrrrr
Aku baru-baru ini tak sengaja menemukan sebuah blog yang ditulis oleh Carl King tentang fenomena yang dikenal sebagai manusia introvert dan blog itu membunyikan sebuah akord mayor di diriku. Setiap membaca satu poin, aku merasa ingin berdiri dan berteriak “YESSSSSSSSS!” sekeras-kerasnya dari paru-paruku karena poin-poin ini (yang dibuat oleh penulis Marti Laney, Psy.D) benar-benar tepat seperti sebuah home run. Sebagai seorang introvert yang ekstrim, blog ini seperti buah-buahan manis dari surga.

Aku cukup beruntung untuk menemukan sebuah buku berjudul The Introvert Advantage (How To Thrive in an Extrovert World), oleh Marti Laney, Psy.D. Rasanya seperti seseorang telah menulis sebuah entri ensiklopedi mengenai ras langka manusia yang aku termasuk di dalamnya. Buku itu tidak hanya menjelaskan banyak eksentrisitasku, ia juga membantuku untuk mendefinisikan kembali seluruh hidupku dalam konteks yang baru dan positif.

Tentu, siapa pun yang mengenalku akan mengatakan, “Duh! Mengapa begitu lama untuk menyadari Anda adalah seorang Introvert?” Hal ini tidak sesederhana itu. Masalahnya adalah melabeli seseorang sebagai Introvert adalah sebuah penilaian yang sangat dangkal dan penuh kesalahpahaman umum. Ini lebih kompleks dari sekedar menyadari aku adalah seorang introvert. (Karena Carl King berbicara begitu, pastilah ini benar)

Satu bagian dari buku Laney memetakan otak manusia dan menjelaskan bagaimana neuro-transmitter mengikuti jalan dominan yang berbeda dalam sistem saraf orang introvert dan ekstrovert. Jika ilmu di balik buku ini benar, ternyata introvert adalah orang yang terlalu sensitif terhadap Dopamine, sehingga terlalu banyak rangsangan eksternal melelahkan mereka. Sebaliknya, ekstrovert seolah selalu kekurangan Dopamine, dan mereka membutuhkan Adrenalin agar otak mereka menciptakan Dopamine. Ekstrovert juga memiliki jalur yang lebih pendek dan aliran darah yang lebih sedikit ke otak. Pesan-pesan dari sistem saraf seorang ekstrovert sebagian besar memotong area Broca pada lobus frontal, tempat dimana sebagian besar kontemplasi terjadi.

Sayangnya, menurut buku itu, jumlah orang yang introvert hanya sekitar 25% dari total manusia. Bahkan jumlah orang yang introvert ekstrem sepertiku lebih sedikit lagi. Hal ini menyebabkan banyak kesalahpahaman, karena masyarakat tidak memiliki pengalaman yang cukup dengan orang-orang sepertiku. (Aku senang bisa mengatakan ini.)

Jadi berikut ini adalah beberapa kesalahpahaman umum tentang orang introvert (Aku menyusun sendiri daftar ini, beberapa diantaranya adalah hal yang benar-benar kupercayai):

1. Introvert tidak suka bicara.
Ini tidak benar. Introvert hanyalah tidak berbicara kecuali mereka memang memiliki sesuatu untuk dikatakan. Mereka membenci basa-basi. Tapi, jika seorang introvert sedang berbicara tentang sesuatu yang mereka minati, mereka tidak akan berhenti bicara sampai berhari-hari.

2. Introvert pemalu.
Rasa malu tidak ada hubungannya dengan menjadi seorang Introvert. Introvert bukan berarti takut orang. Apa yang mereka butuhkan adalah sebuah alasan untuk berinteraksi. Mereka tidak berinteraksi demi interaksi sosial. Jika Anda ingin berbicara dengan Introvert, berbicara saja. Tidak perlu mengkhawatirkan kesopnan.

3. Introvert kasar.
Introvert sering tidak melihat alasan perlunya untuk berbasa-basi sosial. Mereka ingin semua orang menjadi riil dan jujur. Sayangnya, hal ini tidak diterima di kebanyakan situasi, sehingga introvert merasakan banyak tekanan untuk menyesuaikan diri, dan bagi mereka ini melelahkan.

4. Introvert tidak menyukai orang.
Sebaliknya, introvert sangat menghargai sedikit teman yang mereka miliki. Mereka bisa menghitung teman-teman dekat mereka dengan satu tangan. Jika Anda cukup beruntung untuk dianggap teman oleh seorang introvert, Anda mungkin telah memiliki sekutu setia seumur hidup. Sekali Anda telah mendapatkan rasa hormat mereka, keberadaan Anda sangat diterima.

5. Introvert tidak suka pergi ke tempat umum.
Omong kosong. Introvert hanya tidak ingin pergi keluar di depan umum UNTUK WAKTU YANG LAMA. Mereka juga ingin menghindari komplikasi yang terlibat dalam kegiatan publik. Mereka mengambil data dan situasi dengan sangat cepat, dan sebagai hasilnya, mereka tidak perlu berada di sana untuk waktu yang lama untuk mehamami kegiatan publik yang tengah berlangsung. Lalu mereka siap untuk pulang, mengisi ulang energi, dan memproses semua pengalamannya tadi. Faktanya, isi ulang energi adalah mutlak penting untuk introvert.

6. Introvert selalu ingin sendirian.
Introvert sangat nyaman dengan pikiran mereka sendiri. Mereka banyak berpikir. Mereka melamun. Mereka senang memiliki masalah untuk dikerjakan dan teka-teki untuk dipecahkan. Tapi mereka juga bisa merasa luar biasa kesepian jika mereka tidak memiliki siapapun untuk berbagi pencapaian mereka. Mereka menginginkan hubungan yang otentik dan tulus dengan SATU ORANG pada satu waktu.

7. Introvert aneh.
Introvert sering individualis. Mereka tidak mengikuti orang banyak. Mereka akan lebih suka dihargai karena cara-cara unik hidup mereka. Mereka berpikir berdasarkan standar diri mereka sendiri dan karena itu, mereka sering menantang kebiasaan. Mereka tidak membuat keputusan berdasarkan pada apa yang sedang populer atau trendi.

8. Introvert culun terasing.
Introvert adalah orang-orang yang lebih sering melihat ke dalam, memberi perhatian lebih pada pikiran dan emosinya. Ini bukan berarti bahwa mereka tidak mampu memberi perhatian pada apa yang terjadi di sekitar mereka, hanya saja dunia batin mereka terasa jauh lebih merangsang dan bermanfaat bagi mereka.

9. Introvert tidak tahu bagaimana bersantai dan bersenang-senang.
Introvert biasanya merasa rileks di rumah atau di alam, bukan di tempat umum yang penuh kesibukan. Introvert bukan pencari sensasi dan pecandu adrenalin. Jika ada terlalu banyak pembicaraan dan kebisingan terjadi, mereka melemah. Otak mereka terlalu sensitif terhadap neurotransmitter yang disebut Dopamine. Introvert dan ekstrovert memiliki perbedaan jalur syaraf yang dominan. Cari saja sendiri tentang perbedaan jalur syaraf ini.

10. Introvert bisa memperbaiki diri dan menjadi ekstrovert.
Sebuah dunia tanpa introvert akan menjadi dunia dengan sedikit ilmuwan, musisi, seniman, penyair, pembuat film, dokter, matematikawan, penulis, dan filsuf. Meski demikian, masih ada banyak teknik yang dapat dipelajari orang ekstrovert untuk berinteraksi dengan introvert. (Ya, aku sengaja membalik posisi introvert dan extrovert untuk menunjukkan kepada Anda betapa biasnya masyarakat kita.) Introvert tidak bisa “memperbaiki diri” dan pantas dihormati untuk temperamen alami mereka dan juga kontribusinya bagi umat manusia. Bahkan, satu penelitian (Silverman, 1986) menunjukkan bahwa peningkatan persentase introvert di antara manusia berbanding lurus dengan IQ (rata-rata manusia).

Penyangkalan seorang introvert atas diri mereka sendiri dalam rangka untuk bergaul di dunia yang didominasi extrovert dapat menjadi sangat destruktif. Seperti minoritas lainnya, introvert dapat berakhir membenci diri mereka sendiri dan orang lain karena perbedaan mereka dengan kaum mayoritas. Jika Anda pikir Anda adalah seorang Introvert, aku sarankan Anda meneliti topik ini dan mencari introvert lainnya untuk membandingkan catatan. Beban tidak sepenuhnya berada pada kita para introvert untuk mencoba dan menjadi “normal”. Ekstrovert pun harus mengakui dan menghormati kita, dan kita pun perlu menghargai diri kita sendiri.

Source : goo.gl/YxKm5
introvert, sulit mengungkapkan perasaan, ner, nerrrrrrrr

Ada sosok penyendiri di antara orang-orang yang sedang bergumul. Ada sosok pendiam di antara sekelompok orang yang sedang berinteraksi. Ada sosok yang terlihat serius di tengah keadaan yang tenang. Ada juga sosok yang terlihat acuh di tengah suasana yang tegang. Sosok ini berbeda,tak seperti kebanyakan orang. Namun ia bukanlah pemalu ataupun seorang yang berpenyakit , tetapi ia justru sedang memerhatikan. Ia senang menganalisa keadaan. Ia seorang Introvert.
Introvert adalah sebuah sifat dan karakter yang cenderung menyendiri. Mereka adalah pribadi yang tertutup dan mengesampingkan kehidupan sosial yang terlalu acak. Antonim dari sifat Introvert adalah Ekstrovert. Sifat Ekstrovert lebih membutuhkan sosial, cahaya, kebisingan, ruang lingkup yang luas dan sebagainya. Sedangkan Introvert lebih membutuhkan sebuah teh hangat dan berkumpul bersama beberapa teman dekat saja daripada pergi ke tempat yang penuh dengan orang asing. Introvert membenci basa-basi, oleh sebab itu mereka senang dengan perbincangan yang padat dan bersifat informatif.

Dari pernyataan di atas kita dapat mengambil kesimpulan kecil, bahwa Introvert adalah pribadi yang “dalam”. Istilah Introvert ini dipopulerkan oleh seorang tokoh Ilmu Psikologi yang bernama Carl Jung. Ia mengelompokan Introvert sebagai kaum minoritas. Walau kaum minor tetapi peranan mereka dalam kehidupan sosial sangat menonjol. Mungkin karena gestur dan sikap mereka yang sangat kontras berbeda dengan kelompok dominan yaitu Ekstrovert. Namun, seorang Introvert tak sepenuhnya senang menyendiri, hanya saja mereka lebih memilih untuk memiliki segelintir teman dekat namun padat seperti buku. Maksudnya adalah, teman yang memiliki cerminan pengetahuan dan pengalaman yang ada di hidup ini. Seorang Introvert pun tidak pernah menceritakan tentang hal yang bersifat pribadi kepada sembarang orang. Oleh karena itu, jika ada seorang Introvert yang dengan sukarela mengeluhkan masalahnya kepadamu, maka kau adalah orang yang sangat beruntung. Karena mereka telah mengategorikan dirimu sebagai seorang teman yang hebat.

Jadi, apa kelebihan yang dimiliki oleh seorang Introvert?

Seorang Introvert lebih fokus kepada hal yang bersifat psikis daripada fisik. Mereka senang menjelajahi ruang pikirnya, mereka membaca buku, menonton tayangan yang dapat mengasah otak, karena mereka haus dengan segala hal yang berbau informasi. Majalah American Journal of Psychiatry menyatakan bahwa, ada lebih banyak darah yang mengalir di daerah Anterior pada otak bagian depan seorang Introvert. Bagian ini berfungsi sebagai pengolah inti, seperti merencakan sesuatu dan pemecahan masalah. Itulah sebabnya mengapa mereka memiliki kekuatan konsentrasi yang baik, mereka cepat menangkap dan berintelegensi tinggi. Introvert adalah pemikir yang dalam. Mereka mampu melihat suatu hal dari segi manapun, berbeda dengan seorang Ekstrovert yang cenderung berpikir secara momentum saja. Selain itu mereka pandai dalam memilah sesuatu, baik itu hal kecil maupun besar, hal yang berguna maupun tidak.

Jika memang pemikiran Introvert sebaik itu, bagaimana dalam hal berbicara? Apakah mereka dapat menyampaikan pesan secara detil seperti yang ada di pikirannya?

Dalam sebuah survey di kolom web LiveScience.com, reporter Rachael Rettner menulis bahwa, apabila ada dua orang Ekstrovert dan Introvert yang dihadapkan dengan sebuah pertanyaan, maka Ekstrovert akan menjawab secara Hiperbola, sedangkan Introvert menjawab dengan Akurat. Apabila mereka melihat seekor ulat di atas makanannya, maka seorang Ekstrovert akan bereaksi melebih-lebihkan daripada seorang Introvert. Apabila dua orang Ekstrovert dan Introvert dihidangkan sebuah makan siang dalam waktu yang bersamaan, maka seorang Ekstrovert akan berkata, “Makanan ini enak sekali! Belum pernah saya merasakan yang seenak ini” lalu seorang Introvert akan menjawab, “Iya, enak.” Dari segi pemahaman dan informasi pendapat mereka berdua jelas berbeda. Itulah sebabnya mengapa kepribadian Ekstrovert dianggap sebagai perusak survey atau membuat sebuah survey menjadi tidak akurat. Karena Ekstrovert memberikan informasi secara berlebihan, sehingga pencatat survey lebih mempercayakan seorang Introvert dalam hal pendataan, ucap Donna McMillan seorang peneliti sekaligus ahli psikologi di St. Olaf College.

Bahkan di dalam dunia kerja, seorang Introvert dapat bersikap tenang menghadapi segala tekanan dan permasalahan. Mungkin karena kebiasaan mereka yang menyendiri sehingga emosi mereka terlatih untuk tetap stabil. Selalu berpikir sebelum berbicara adalah suatu naluri lahiriah bagi mereka. Introvert akan berhati-hati saat menjelaskan pendapatnya, karena mereka tak suka dengan pertikaian yang tak ada hasil. Oleh sebab itu mereka cenderung menjadi pendengar yang baik. Namun, di balik itu semua, seorang Introvert yang sedang mendengar sangat pandai dalam menggabungkan fakta-fakta dan prinsip serta pemikiran orang lain, kemudian dijadikannya sebuah klausa sebab-akibat yang baik, lalu dikemas rapih dan terbentuklah sebuah tesis, sebuah jawaban yang dapat menjadi pemecah masalah bagi sebuah perdebatan yang terjadi. Bagi Introvert diam bukan berarti tak mengerti atau tak peduli, tetapi mereka menganalisa. Kedetilan mereka akan segala hal membuat Introvert menjadi pekerja yang baik.

Di dunia seni, Introvert adalah penguasa. Ahli psikologi sekelas Mihaly Csikszentmihalyi dan Gregory Feist mengatakan bahwa, orang-orang Introvert adalah orang dengan kreatifitas berkelas nomor satu. Faktor ini terjadi karena mereka dapat menyelam penuh ke dalam pemikirannya. Membaur bersama intuisi dan ketenangan yang bersinergi dengan sunyi. Itulah syaratnya agar dapat menciptakan sebuah Adikarya. Biasanya seorang Introvert gemar menulis. Karena dalam menulis mereka dapat lebih terbuka dalam mempresentasikan pikiran ataupun membagikan pengalamannya kepada orang lain.

Ada sebuah fakta menarik dalam sebuah artikel di psychologytoday.com, yang menuliskan bahwa, orang yang Ekstrovert lebih mencari kebahagiaan dan kehidupan yang positif. Tetapi, bukan berarti Introvert mempunyai sifat yang berkebalikan, seorang Introvert tidak pernah mengategorikan dirinya sebagai sesuatu yang positif ataupun negatif, ia lebih cenderung menuju netral dalam kehidupannya. Seimbang, seperti Yin dan Yang. Mereka sosok yang bersahaja. Sebagai contoh, Mahatma Gandhi , dia adalah Introvert, Ghandi bersikeras memperjuangkan perdamaian demi kebersamaan. Ia menetralkan semua bentuk perbedaan.

Selain Mahatma Ghandi, ada pula tokoh dunia yang lainnya, yaitu Albert Einstein, Bill Gates, Michael Jordan, Julia Roberts, Nicole Kidman, dan J.K Rowling. Mereka mampu membuktikan bahwa, dunia pun membutuhkan mereka. Jika kau senang dengan kartun dan tokoh pahlawannya, maka hampir dari semua pahlawan itu bersifat Introvert. Saat tak dibutuhkan mereka menjadi orang biasa, namun saat keadaan genting mereka berubah menjadi sosok yang luar biasa.

Dan ini adalah sepenggal kutipan dari Nicole Kidman, ia pernah berkata, “…… Sementara introvert adalah kelompok minoritas dalam masyarakat, mereka membentuk sebuah mayoritas bagi orang-orang yang berbakat.”

Introvert memang pendiam namun memiliki sosok yang luar biasa di dalam tubuhnya.

Source : goo.gl/x7KBc
introvert, ner, nerrrrrrrr, pribadi introvert
Apakah teman atau kaluarga anda seorang introvert? 
Atau Anda sendiri seorang introvert? 
Tetaplah positif dan tidak perlu cemas terlebih merendahkan diri.

Tidak seperti mitos yang banyak dibicarakan, seorang introvert bukanlah orang yang anti sosial atau seorang tanpa skill bersosialisasi. Orang introvert mempunyai kebutuhan dan cara bersosial berbeda dari yang lain.

Persahabatan
Tidak mudah bagi seorang introvert untuk mengawali sebuah pertemanan karena hal itu akan menguras energinya. Nyatanya, seorang introvert tidak membutuhkan lingkar pertemanan yang luas. Mereka lebih menyukai satu atau dua sahabat dekat, meskipun mereka mampu mengenal banyak orang. Dengan pilihan hidup seperti ini, seorang introvert sering terlihat dan bahkan dikritik kuper, sombong, jaim, jual mahal, menjalani ilmu hitam, bahkan dituduh teroris.

Cara Bersosial
Seorang introvert membutuhkan banyak ruang pribadi. Mereka lebih suka menyendiri dalam kamar dengan pintu tertutup. Bagi orang yang tidak memahami, hal ini sering diterjemahkan sebagai tanda depresi. Kebiasaan ini adalah sesuatu yang wajar bagi seorang introvert. Bagi mereka, berada di sekeliling orang adalah hal yang menguras energi, mereka membutuhkan waktu di ruang pribadi untuk mengisi energi yang telah terbuang. Menyendiri juga memberikannya kesempatan untuk berfikir secara jernih. Seorang introvert juga tidak mampu menikmati undangan acara pernikahan, mereka akan menghabiskan waktunya dengan satu atau dua orang untuk membicarakan topik yang mereka benar-benar kuasai. Seorang anak yang introvert lebih memilih bermain dengan satu atau dua anak lain.

Aktifitas Kesukaan
Seorang introvert menikmati aktifitas dalam kesendirian atau dengan sedikit orang. Seorang yang introvert biasanya mempunyai hobi membaca buku-buku dan aktifitas yang mengekspresikan kreatifitas misalkan menulis kreatif, musik dan seni. Seorang anak kecil yang introvert juga menyukai permainan imajinatif tanpa keramaian disekitarnya. Ketika mereka diajak bergabung dalam permainan berkelompok, anak kecil yang introvert akan mundur dan melihat dulu sebelum bergabung. Ini bukan tanda pemalu, mereka mencoba beradaptasi dengan suasana sebelum bergabung.

Sikap Sosial
Seorang introvert tidak suka menjadi pusat perhatian, meskipun itu perhatian yang positif. Tidak mengherankan jika seorang introvert lebih memilih untuk tidak meluap-luapkan keberhasilan dan potensinya. Ketika seorang introvert kelelahan berada dalam diskusi kelompok, mereka menunjukkannya melalui gerakan tubuh dan ekspresi wajah. Seorang introvert akan menjadi lebih aktif berbicara di tempat yang nyaman baginya, misalkan di rumah dan tempat tanpa kegaduhan.

Interaksi Sosial
Sorang introvert mempunyai skill interaksi sosial yang berbeda dengan seorang ekstrovert. Ini bukan berarti seorang introvert adalah anti sosial dan kuper. Seorang introvert adalah pendengar yang baik dan jarang melakukan interupsi, mereka lebih suka mendengarkan daripada berbicara. Seorang introvert cenderung berkomunikasi tanpa menatap lawan bicara. Mereka tidak menyukai bualan-bualan dan pembicaraan kecil. Meskipun seorang introvert tampak diam, mereka menjadi aktif jika tertarik dengan topik pembicaraan dan menguasai topik tersebut. Mereka tidak suka diinterupsi saat berbicara ataupun saat mengerjakan tugas-tugasnya.

Ekspresi Verbal
Seorang introvert lebih memilih mengekspresikan idenya dengan menulis daripada membicarakannya. Ketika berpidato, mereka butuh waktu sebelum menjawab pertanyaan yang muncul. Berfikir sebelum berbicara menjadikan seorang introvert terlihat lambat untuk merespon komentar dan pertanyaan. Mereka kadang terlihat gagap saat berbicara karena kesulitan mencari kata yang tepat.

Respon Emosi
Seorang introvert mudah kehabisan emosi setelah berkumpul dalam kelompok, terlebih orang asing. Mereka tidak menyukai tempat ramai dan seorang anak yang introvert akan terganggu dengan situasi yang sama. Seorang introvert tidak suka berbagi tempat pribadinya dengan orang lain. Seorang introvert akan kesulitan mencurahkan perasaannya. Mereka juga akan sangat malu dengan kesalahan kecilnya di tempat umum.

* * *

Apa positifnya terlahir sebagai introvert?
Seorang Introvert lebih fokus kepada hal yang bersifat psikis daripada fisik, senang menjelajahi ruang pikiran, menonton tayangan yang dapat mengasah otak. Seorang introvert mampu berkonsentrasi dalam waktu panjang pada buku yang dibaca, pekerjaan ataupun proyek yang diminati. Di dalam dunia kerja seorang introvert dapat bersikap tenang menghadapi segala tekanan dan permasalahan. Seorang introvert mampu menyelam penuh ke dalam pemikirannya. Membaur bersama intuisi dan ketenangan yang bersinergi dengan sunyi.

Apa perbedaan seorang yang introvert dan pemalu?
Pemalu dan introvert adalah dua hal yang berbeda meski terlihat hampir sama. Seorang introvert menikmati waktu dalam kesendirian dan merasa lelah setelah berkumpul banyak orang. Sedangkan seorang pemalu tidak selalu ingin sendiri tapi merasa takut ketika harus berinteraksi dengan orang lain. Sebagai contoh, di dalam kelas yang gaduh, seorang anak yang pemalu akan tetap di bangkunya karena malu dan takut untuk bergabung dengan yang lain. Sedangkan seorang anak yang introvert lebih suka membaca buku di bangkunya karena bergabung dengan kegaduhan hanya akan membuang energinya sia-sia.

Mengapa Bisa Demikian?
Menurut majalah American Journal of Psychiatry, ada lebih banyak darah yang mengalir di daerah Anterior pada otak bagian depan pada seorang introvert. Bagian ini berfungsi sebagai pengolah inti, seperti merencanakan sesuatu dan pemecahan masalah. Hal ini yang menyebabkan mereka memiliki kekuatan konsentrasi yang baik, mereka cepat menangkap dan berintelegensi tinggi. Introvert adalah pemikir yang dalam. Mereka mampu melihat suatu hal dari segi manapun, berbeda dengan seorang ekstrovert yang cenderung berfikir secara momentum.

Tips dan Kesimpulan
Bila Anda adalah seorang introvert dan merasa puas dengan jumlah persahabatan yang sudah ada, abaikan teman yang men-judge Anda secara negatif. Namun, Anda juga berhak untuk lebih terbuka pada pengalaman baru, Anda dapat bertemu dengan teman-teman hebat yang mempunyai banyak kesamaan dengan Anda. Anda tidak sendirian, ada Mahatma Ghandi, Albert Einstein, Bill Gates, Micahel Jordan, J.K Rowling, dll. Hampir semua tokoh superhero juga adalah seorang introvert. Saat tidak dibutuhkan mereka menjadi orang biasa, namun saat keadaan genting mereka menjadi sosok yang luar biasa. Manfaatkan keintrovertan Anda untuk mempelajari hal-hal yang membantu Anda meraih karir impian.

Bila teman Anda seorang introvert, hargailah dan pandanglah dia secara positif. Sebuah pertemanan tidak mengenal perbedaan, menjadi diri sendiri adalah lebih baik dengan tanpa mengganggu terlebih merendahkan eksistensi kehidupan orang lain.

Source : goo.gl/pY32f

Mengenal Pribadi Introvert

by on November 11, 2012
Apakah teman atau kaluarga anda seorang introvert?  Atau Anda sendiri seorang introvert?  Tetaplah positif dan tidak perlu cemas terl...