Showing posts with label Music. Show all posts
Showing posts with label Music. Show all posts
AKAI APC Key 25
"Ableton Live Controller with Keyboard"


akai, apc key 25, live controller, masnerr, mas nerr, mas, nerr, rendra maramis, rendra, maramis, midi controller, keyboard, midi keyboard controller 25 key
Features
  • Ableton Live controller with built-in performance keyboard
  • Seamlessly integrates 1 to 1 with Ableton Live
  • Clip-launch matrix with tri-color lighting displays current clip status
  • 25 synth-action mini keys
  • 8 assignable knobs map to Ableton Live and control volume, sends, and more
  • Shift button and directional arrows manipulate the scope of the grid
  • Dedicated Octave Up, Octave Down, and Sustain buttons
  • USB-powered and plug-and-play setup for Mac and PC
  • Production package included: Ableton Live Lite, Hybrid 3 by AIR Music Tech, SONiVOX Twist, and Toolroom artist launch packs (downloads)


AKAI MPK mini (mkII)
"Laptop (Compact) Keyboard & Pad Controller"

akai, mpk mini, live controller, masnerr, mas nerr, mas, nerr, rendra maramis, rendra, maramis, midi controller, keyboard, midi keyboard controller 25 key
akai, mpk mini mkII, live controller, masnerr, mas nerr, mas, nerr, rendra maramis, rendra, maramis, midi controller, keyboard, midi keyboard controller 25

akai, mpk mini mkII, live controller, masnerr, mas nerr, mas, nerr, rendra maramis, rendra, maramis, midi controller, keyboard, midi keyboard controller 25
akai, mpk mini, live controller, masnerr, mas nerr, mas, nerr, rendra maramis, rendra, maramis, midi controller, keyboard, midi keyboard controller 25 key

Features
  • 25-key velocity-sensitive mini keyboard
  • 8 backlit velocity-sensitive MPC-style pads (2 banks, 16 total)
  • Pads can send note information, MIDI CCs, and program changes
  • 8 assignable Q-Link knobs to adjust virtually any parameter
  • Built-in arpeggiator with adjustable resolution, range, and patterns
  • Tap-Tempo button to quickly adjust pace of the arpeggiator
  • Dedicated Octave Up, Octave Down, and Sustain buttons
  • Program Recall button to restore up to 4 separate global settings
  • USB-powered, no power adapter required


NOVATION Launchkey Mini (25)
"Mini Production Keyboard for Ableton Live"

novation, launchkey mini, live controller, masnerr, mas nerr, mas, nerr, rendra maramis, rendra, maramis, midi controller, keyboard, midi keyboard controller 25 key
novation, launchkey mini, live controller, masnerr, mas nerr, mas, nerr, rendra maramis, rendra, maramis, midi controller, keyboard, midi keyboard controller 25 key
novation, launchkey 25, live controller, masnerr, mas nerr, mas, nerr, rendra maramis, rendra, maramis, midi controller, keyboard, midi keyboard controller 25 key
novation, launchkey mini, live controller, masnerr, mas nerr, mas, nerr, rendra maramis, rendra, maramis, midi controller, keyboard, midi keyboard controller 25 key


ARTURIA MiniLab
"Universal Midi Controller"
arturia, minilab, live controller, masnerr, mas nerr, mas, nerr, rendra maramis, rendra, maramis, midi controller, keyboard, midi keyboard controller 25 key
arturia, minilab, live controller, masnerr, mas nerr, mas, nerr, rendra maramis, rendra, maramis, midi controller, keyboard, midi keyboard controller 25 keyarturia, minilab, live controller, masnerr, mas nerr, mas, nerr, rendra maramis, rendra, maramis, midi controller, keyboard, midi keyboard controller 25 keyarturia, minilab, live controller, masnerr, mas nerr, mas, nerr, rendra maramis, rendra, maramis, midi controller, keyboard, midi keyboard controller 25 key


masnerr, mixx, dj software, streaming software, music


musik, era digital, digital music
Semakin maraknya pengunduhan lagu secara ilegal di internet kini dianggap sebagai faktor pemicu utama mundurnya industri musik. Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI) menyatakan, pengunduhan ilegal dan pembajakan musik berpotensi merugikan hingga Rp 1,8 triliun pertahun.

Para label rekaman yang tergabung dalam Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (ASIRI) juga tak hentinya melakukan kampanye anti pembajakan dan illegal downloading. Usaha-usaha tersebut bukan tidak membuahkan hasil, hanya saja kini era musik sudah beralih ke dunia digital dan perlu strategi khusus dalam menghadapinya.

Di era transisi ini, masih banyak musisi yang berharap dapat kembali meraih keuntungan besar dari penjualan album mereka yang berbentuk CD. Bagai pungguk merindukan bulan, mungkin ini peribahasa yang tepat untuk hal tersebut. Sebagai contoh, jika kita lihat ke era 90-an, rasionalkah musisi yang menjual albumnya dalam bentuk kaset dan piringan hitam (vinyl) padahal di masa itu album berbentuk CD sedang berjaya? Tentu tidak rasional. Sama seperti sekarang, di era digital ini, musisi harusnya sudah mengeluarkan album dalam bentuk digital bukan dalam bentuk fisik lagi.

Kerja sama dengan industri telekomunikasi

Strategi utama di era musik digital adalah dengan bekerja sama dengan industri telekomunikasi. Salah satu bentuk kerjasamanya adalah dengan ringback tone (RBT). Belakangan ini, beberapa musisi mendapatkan royalti yang fantastis oleh penggunaan ringback tone yang memakai lagu ciptaan mereka. Di tahun 2006, ketika grup band Samsons sedang melejit dengan lagu "Kenangan Terindah," mereka mampu meraih untung hingga lebih dari Rp 21 miliar melalui RBT. Hal serupa juga dialami oleh Ungu, alm. Mbah Surip, dan musisi-musisi lainnya. Selain karena keuntungannya miliaran, penjualan RBT juga dianggap menguntungkan karena tidak mungkin dibajak.

Selain bekerjasama dalam bentuk RBT, strategi selanjutnya adalah bekerjasama dengan online/digital music store. Di era digital, tentu ini solusi yang dapat menjawab masalah pembajakan dan pengunduhan musik ilegal. Seperti yang dilakukan oleh iTunes Store dari Apple, misalnya. Mereka menyediakan jasa untuk pembelian lagu dan membayarnya secara online.

Langkah ini juga sudah diterapkan oleh beberapa produsen smartphone seperti Blackberry dan Android dengan Social Music Network-nya, dan Nokia dengan Nokia Music Store. Dengan digital music, penikmat musik akan mendapat kemudahan mendapat lagu kesukaannya secara legal, dan musisi pun mendapat untung atas karyanya. Untuk mendukung hal ini, tentu diperlukan juga peran pemerintah untuk terus memblokir situs-situs illegal downloading.

Era digital, era-nya website

Di masa ini, komunikasi dan informasi sangat berkembang pesat melalui internet. Untuk itulah membangun kerja sama dengan web developer untuk mengembangkan situs legal download dirasa sangat krusial. Situs yang dimaksud hampir mirip dengan digital music store yang ada di smartphone, hanya saja situs ini diperuntukkan untuk para pengakses dari PC.

Seringkali, konsumen lebih tergoda dengan yang gratis dibanding yang berbayar, termasuk dalam hal mengunduh lagu. Tak masalah. Buatlah kesepakatan dengan web developer ataupun investor (jika ada) mengenai keuntungan yang akan diperoleh jika Anda ingin membuat situs download legal yang gratis. Misalnya, dengan mengambil keuntungan dari iklan. Jika ada situs untuk mengunduh lagu secara legal dan gratis, tentu orang-orang akan lebih memilih untuk mengunduh lagu di situs tersebut dibandingkan situs ilegal. Pemerintah, musisi, label musik, dan media pun akan mempromosikan situs tersebut secara sukarela karena dengan begitu lah industri musik dapat bangkit dari merebaknya illegal downloading.

Di sisi lain, ‘meng-gratiskan’ pengunduhan lagu memang mempunyai resiko tersendiri. Bisa saja di tengah jalan bisnis tersebut kekurangan pemasukan karena hanya mengandalkan iklan. Solusi yang terbaik memang dengan membuat situs legal music downloading yang berbayar dengan harga lagu terjangkau, sehingga bisa mudah diakses siapa saja. Tentu hal ini dapat menjadi pertimbangan besar bagi para investor yang ingin membuat situs legal music downloading, mengingat Indonesia mempunyai pangsa pasar yang cukup besar.

Industri musik Indonesia belum menjadi raja di negeri sendiri

Selain masalah pembajakan dan illegal downloading, masalah utama industri musik Indonesia di era digital dan globalisasi yaitu kurangnya minat dan apresiasi terhadap musik lokal. Jika banyak yang menyatakan hal ini disebabkan musik Indonesia kurang berkualitas, saya sangat tidak setuju. Justru banyak musik berkualitas yang lahir di negeri kita namun kurang mendapat apresiasi dari masyarakatnya dan lebih sukses di negeri orang. Miris, bukan?

Di Indonesia, aliran musik pop Melayu dianggap mempunyai potensi pasar yang cukup besar. Sama sekali tidak ada yang salah dengan hal ini. Tiap negara pasti punya selera musiknya masing-masing. Asalkan band-band beraliran pop Melayu tidak lantas menurunkan kualitas dan mengejar keuntungan semata, pasti apresiasi masyarakat Indonesia akan jauh lebih besar dan tidak menutup kemungkinan band aliran musik pop Melayu menjadi identitas musik Indonesia.

Lantas, jika ada musisi beraliran lain yang mengatakan tidak ingin memproduksi album karena selera musik masyarakat Indonesia hanya kepada aliran pop Melayu, tentu ini bukan solusi yang benar.

Misalkan ada sebuah band beraliran rock, kemudian band tersebut baru akan membuat album ketika selera musik masyarakat Indonesia terhadap musik beraliran pop Melayu menurun, tunggu waktu saja, apakah dengan tidak memproduksi lagu rock masyarakat Indonesia akan beralih mencintai musik rock? Tentu tidak.

Sebagai contoh, lihat saja penyanyi muda seperti Agnes Monica. Aliran musiknya sama sekali bukan pop melayu, namun ia kerap kali mendapat penghargaan di dalam negeri dan kini mulai dilirik oleh dunia internasional.

Singkatnya, masyarakat Indonesia kini sudah mulai jeli dalam memilih. Dalam berkarya, jangan sampai mengorbankan kualitas demi mencari keuntungan semata. Hanya musisi yang konsisten dan berkualitas yang akan mendapat apresiasi tinggi. Itulah alasan utama musisi luar negeri dari berbagai aliran mendapat tempat tersendiri di hati penggemarnya, termasuk di Indonesia.

Jika musisi Indonesia bisa melakukan hal tersebut ditambah dengan pemasaran yang menarik, pastilah musik Indonesia menjadi raja di negerinya sendiri. Mulai sekarang, hargai lah musik karya anak bangsa dengan menghindari pembajakan juga illegal downloading!



Anda tidak punya gitar, drum, piano, saxophone, tapi ingin jadi pemusik laiknya profesional ? Tak perlu bersusah payah untuk mencari alat-alat musik tersebut karena dengan FL Studio 10 anda bisa menciptakan efek-efek musik analog/digital mulai dari genre hip hop, soul, rock, pop, house dsb. FL Studio merupakan software musik virtual paling lengkap sebagai puncak pengembangan software musik editing yang terfokus dan berkelanjutan lebih dari 10 tahun. FL Studio adalah cara tercepat menyalurkan kreativitas anda menjadi musik yang layak didengar.

Apa itu FL10?
FL Studio adalah environmet produksi musik berarsitektur terbuka, fitur lengkap , yang mampu merekam audio, composing, sequencing dan mixing, untuk menciptakan musik berkualitas profesional. Filosofi FL Studio adalah kebebasan kreatif:

Bebaskan suara anda - Mengarahkan instrumen apapun ke dalam track mixer. Tiap track mixer dapat menerima audio dari sejumlah instrumen, track mixer lain, dan input kartu suara (soundcard). Trek mixer, pada gilirannya, dapat mengirimkan audio ke sejumlah trek mixer lain dan output soundcard. Membuat sub-mixes, rantai efek atau campuran yang kompleks.

Bebaskan pikiran Anda - Pilih alur kerja pilihan Anda, susun dengan menggunakan langkah-sequencer atau piano roll. Buat dalam mode pola atau trek, kemudian mengatur ide-ide Anda di ‘palet’ Playlist bebas. Playlist menyajikan timeline sebagai ‘kanvas’ virtual dimana setiap trek Playlist secara bersamaan dapat menahan sejumlah nilai, audio dan acara otomatisasi. Nah, itulah kebebasan.

Instrument
Membuat suara apapun secara virtual-FL9 mencakup lebih dari 30 software synthesizer meliputi bass akustik / sintetis, gitar listrik, alat multi-sampler termasuk piano & string, general sample playback dan potongan beat (Dengan dukungan Rex 1 & 2)

Teknik Sintesis - span subtraktif, pemodelan, FM, RM, granular dan aditif. Dengan penambahan FL Synthmaker Anda lebih lanjut dapat membuat & berbagi instrumen FL Anda sendiri, efek & Panel kontrol kontrol MIDI tanpa perlu menulis kode dasar.
Standar plugin terbuka- FL Studio mendukung semua standar industri PC plugin instrumen termasuk VSTi (1 / 2), DXi (1 / 2), Buzz dan ReWire. Ini berarti Anda dapat mengurutkan dengan plugin favorit Anda dan aplikasi.

Audio Recording & Editing

Multi-channel audio input - Dengan kemampuan untuk menangkap semua masukan secara bersamaan pada audio interface Anda-, FL Studio memiliki fleksibilitas untuk merekam vokalis tunggal, gitar atau orkes simfoni penuh.

Mengatur audio - Audio dapat diatur, dengan kebebasan penuh dalam Playlist. Fitur mencakup kemampuan untuk host yang tidak terbatas jumlah rekaman audio, waktu-peregangan, pergantian-pitch, memotong beat, cropping, mengedit dan mengatur kembali audio dengan hanya beberapa klik mouse.

Edison - kemampuan audio FL9 ditingkatkan lebih jauh dengan Edison, editor gelombang rekaman. Edison adalah editing audio terintegrasi dan alat rekaman dengan analisis spektral, reverb konvolusi, reduksi kebisingan, loop-recording, alat penyusun loop dan banyak lagi.
FL Studio mendukung WAV, MP3, OGG, WavPack, AIFF, dan format audio REX.

Sequencing
Tulis dan rekam pertunjukan musik dan gagasan Anda dalam cara yang paling logis.
Pola atau urutan lagu - Anda pilih, rekam pertunjukan musik dan gagasan Anda dalam cara yang paling logis. FL Studio 9 sekaligus bisa berfungsi sebagai pola dan track berbasis sequencer. Pola Reuse sebagai Klip-klip pola di Playlist atau merekam urutan panjang lagu, seperti yang diinginkan.

Langkah sequencer atau Piano roll - Tool Scoring termasuk Langkah legendaris FL Studio-sequencer, salah satu gulungan Piano paling maju di setiap event perangkat lunak studio, dan sampul otomatisasi multipoint. FL Studio mendukung input MIDI, kompatibilitas controller standar, dan kemampuan untuk mengendalikan saluran secara bersamaan beberapa instrumen dari pengendali terpisah.

Mixing & Mastering
FL Studio menyediakan semua alat yang Anda butuhkan untuk menghasilkan trek Anda dengan standar profesional yang tinggi.

Mixer - FL9 mencakup 104 mixer lagu lagu stereo yang luar biasa yaitu tentang presisi, kontrol dan fleksibilitas. Trek mixer saling berpegangan sampai dengan 8 efek (VST, DX atau format proprietary FL). Untuk membuat sub-mix atau rantai mix dari kompleksitas yang hampir tak terbatas, setiap trek mixer dapat dialihkan ke setiap trek mixer lainnya, salah satu dari 4 trek Master atau channel khusus ’send’ . Sends memberikan kemampuan untuk input Sidechain kepada plugin input multi-efek. Akhirnya, setiap trek mixer dapat dialihkan ke output apapun pada antarmuka audio Anda, itulah fleksibilitasnya.

Efek - Bagaimana dengan efek? FL Studio mencakup lebih dari 40 efek rentangan maksimalisasi, membatasi, kompresi, delay, distorsi, perimbangan (grafis & parametrik), penyaringan, pentahapan, Flanging, chorus, vocoding dan reverb.

Dalam perkembangannya, FL Studio seringkali diaplikasikan dalam pembuatan beat-beat bernuansa RNB dan Hip Hop karena kualitas dari efek-efek audio digital yang dihasilkannya. Dengan kelebihan feature-feature yang dimiliki Fruity Loop Studio tersebut, tampaknya hambatan finansial untuk membeli peralatan musik yang mahal bisa tercover oleh software virtual tersebut. Hanya bermodalkan 1 unit PC dengan spek minimal Pentium 4 full SSE1 support, RAM 512 Mb, Windows XP OS dan tentunya Software FL Studio (versi bajakan/crack nya juga dah bejibun di internet) anda sudah siap untuk memulai kreativitas anda dalam bermusik.


Free Download FL Studio 10 – Download
Crack FL Studio 10 – Download
All in one Plugins package update include: Download
SYNTHS: Drumaxx, Morphine, Poizone, Sakura, Sawer, Toxic Biohazard, Autogun, DirectWave, DrumSynth Live, DX-10, Harmless, Harmor, Ogun, SimSynth Live, Slayer 2, Slicex, FL Soundfont Player*, Sytrus, WASP
EFFECTS: Gross Beat, Hardcore, Maximus, PitCher, Vocodex
JUICE PACK: Delay, Delay Bank, EQUO, Flangus, Love Philter, MB Compressor, Parametric EQ, Parametric EQ2, Spectroman, Stereo Enhancer, Vocoder, Wave Candy, WaveShaper
TOOLS: Edison, NewTone, Patcher*, FL Video Player *, ZGameEditor Visualizer *



Lirik Mantan Pacarku - Beautiful Sunrise


Rintik turun hujan temani sepi malam
Lelah kubersandar tersudut dalam kamar
Mata hampir terpejam, berdering suara pesan
Kau meminta ku datang tuk sebuah alasan

Tak mungkin ku menolak tuk menemui kamu
Karena ku sungguh-sungguh, aku sangat rindu kamu
Diguyur deras hujan, scooterku melaju lamban
Duduk berdua denganmu, itu semua yang ku mau

Tak kusangka..
Semua terjadi denganmu dimalam ini
Walau bahagia..
Takkan ku biarkan cinta itu datang
Karena ku tahu..
Kau tak lebih dari seorang mantan pacarku..



Cinta Pertama Lyric

Apa kabarmu 
hai cinta pertama
Ceritakanlah dulu, 
Selepas kau dari aku

Berapa banyakkah 
Cinta yang menghampiri
Setelah sekian waktu
Apa kau bahagia

Teruslah mencari, 
Sampai dapat yang sejati
Walau tak seindah kisah 
Cinta pertama

Chorus 
Jika kita jatuh cinta..
Takkan sama rasanya
Jika kita jatuh cinta..
Takkan seperti dulu

Indah cinta pertama, 
Tak terulang lagi,
Itu abadi

Indah cinta pertama, 
Tak terulang lagi,
Hanya sekali
Itu abadi

BIP - Cinta Pertama

by on May 29, 2012
Cinta Pertama Lyric Apa kabarmu  hai cinta pertama Ceritakanlah dulu,  Selepas kau dari aku Berapa banyakkah  Cinta yang menghampiri Sete...
Rat Race Lyric

Ah! Ya too rude
Oh what a rat race
Oh what a rat race
This is the rat race

Some a lossa, some a bossa, some a jacksa
in this a rat race
Some a gorgan, some a hooligan, some a guinea-gog
In this rat race, yeah!

Rat race
I'm singing
When the cats away
The mice will play
Political voilence fill ya city

Yea-ah!

Don't involve Rasta in your sese Rasta don't work for no C.I.A.
Rat race, rat race, rat race
When you think is peace and safety
A sudden destruction
Collective security for surety

Yeah!

Don't forget your history
Know your destiny
In the abundance of water
The fool is thirsty
Rat race, rat race, rat race

Oh it's a disgrace to see the
Human-race in a rat race, rat race
You got your horse race
You got your dog race
You got the human-race
But this is a rat race, rat race

Bob Marley - Rat Race

by on May 25, 2012
Rat Race Lyric Ah! Ya too rude Oh what a rat race Oh what a rat race This is the rat race Some a lossa, some a bossa, some a jacksa ...
Akai MPK25
A MIDI Controller is essential if you are making music with your computer. It’s hardware…you’ll use it to control your virtual instruments and sequence your music.

The main reason you would use a midi controller is so you can trigger sounds. You can be inspired to map any plethora of sounds across the keyboard and slam your pretty little fingers on the keys and instead of normally hearing crickets, you might hear the ocean. But seriously, if you have the sound of animals or nature to mix in with your music, then you have the gift to spread psycho ambient feelings to all who might listen to your music, or feel that wave. Midi is just the language used to point to a sound like a cricket, low C cricket, or any sound that you can own on your computer, spread like a sampled keymap in each octave, if that is your choice. It all depends on what you like to spread your fingers around, and listen to.

Now you’re saying, WTF is a MIDI Controller? OK, basically its something that is a piece of hardware. Lives outside the computer, you bang on it if it looks like a drum machine, or play concerto style like Frank Sinatra on the piano…but basically- it’s a piece of hardware so you can control the software sounds and synthesizer controls on your computer. You press a key, a sound comes out of your computer. You decide what sound, based on what virtual instrument you are using to trigger the sound.

The cool part is, if you know how to use your MIDI controller and virtual instruments, and you start dabbling in Low Frequncy Oscillators, (LFOs), you can make some really sick beats- and you need your midi controller to use the filters and drive the sound thru touch as you feel it. When recorded, this data is stored, and its called MIDI information (controller numbers will be recorded when you use something like a knob -real name is rotary encoder- and numbers have names in this language). For example, Volume is named number 7.

Here is a short list of controller numbers that you might want to learn, but I don’t know what the last one means. If you think you know, feel free to leave a comment and help school the planet, and myself included.

Control Change Messages (Some Optional)
- Bank Select (cc#0/32)
- Modulation Depth (cc#1)
- Portamento Time (cc#5)
- Channel Volume (cc#7)
- Pan (cc#10)
- Expression (cc#11)
- Hold1 (Damper) (cc#64)
- Portamento ON/OFF (cc#65)
- Sostenuto (cc#66)
- Soft (cc#67)
- Filter Resonance (Timbre/Harmonic Intensity) (cc#71)
- Release Time (cc#72)
- Attack time (cc#73)
- Brightness (cc#74)
- Decay Time (cc#75) (new message)
- Vibrato Rate (cc#76) (new message)
- Vibrato Depth (cc#77) (new message)
- Vibrato Delay (cc#78) (new message)
- Reverb Send Level (cc#91)
- Chorus Send Level (cc#93)
- Data Entry (cc#6/38)
- RPN LSB/MSB (cc#100/101)

What is a MIDI Controller? Is it a piano? A Drum Machine? Dude, what are you saying?
I’m saying it looks like a piano, or a hybrid of a piano and a drum machine, and the only sounds that really come out of it are the ones living inside your glorious sample collection in your computer (that you have spent years or just a few minutes collecting, so that you may always be given the opportunity to make music with any sound you want), and make it as gorgeous as possible. What a really long sentence that was, but so true.

What are some MIDI controllers I use? Right now, I use two: M-Audio Keystation 49 and Akai MPK-25 (obviously a space issue determines amount of keys from this point- less desk space equals less keys, but there are still a lot of knobs, faders and even some drum pads for those of you that need to bang your groove on).

Here is a photo of the MPK-25. I bought it at Best Buy- didn’t even get a deal on it, but it was so worth the money for my music production.


MIDI Controller

by on May 21, 2012
Akai MPK25 A MIDI Controller is essential if you are making music with your computer. It’s hardware…you’ll use it to control your virtu...

SuperHeavy debut album released 19th September. Pre-order your copy here: http://amzn.to/SuperH
SuperHeavy debut single 'Miracle Worker' now available buy: http://bit.ly/pIPx7w

SH Official site: http://www.superheavy.com
SH Facebook: http://www.facebook.com/SuperHeavy
SH Twitter: http://twitter.com/superheavy
SH You Tube: http://www.youtube.com/user/SuperHeavyOfficial

Sumber: youtube.com

SuperHeavy - In The Studio

by on May 21, 2012
SuperHeavy debut album released 19th September. Pre-order your copy here: http://amzn.to/SuperH SuperHeavy debut single 'Miracle Worke...

Naif adalah grup musik Indonesia pop yang terbentuk pada tanggal 22 Oktober 1995 di Jakarta dan terdiri dari "David" Bayu Danang Jaya (vokal), Mohammad "Emil" Amil Hussein (bass, kibor, vokal), Fajar "Jarwo" Endra Taruna / Mr. J (gitar, vokal), Franki "Pepeng" Indrasmoro Sumbodo (drum, perkusi, vokal). id.wikipedia.org

NAIF

by on May 21, 2012
Naif adalah grup musik Indonesia pop yang terbentuk pada tanggal 22 Oktober 1995 di Jakarta dan terdiri dari "David" Bayu Da...
Beginner

Advanced

Anda penggemar Iwan Fals? Sudah baca kisah cerita hidupnya? Kalau belum, silahkan anda baca Biografi Sang Maestro Iwan Fals. Jika anda sudah membacanya, pertanyaan selanjutnya adalah apakah anda mengetahui berapa banyak album yang tercipta oleh Iwan Fals hingga saat ini? Apakah anda memiliki semua lagu yang ada pada tiap album tsb? Jika semua pertanyaan diatas dijawab dengan benar, maka anda mendapat nilai 100, hhaha..

Kembali ke benang merah, saya memberikan Kumpulan Album Iwan Fals dari awal karirnya di dunia musik Indonesia yaitu sejak tahun 1979 hingga tahun 2011. Anda dapat langsung mendownload album yang anda inginkan dengan gratis, hanya dengan klik pada judul album yang tersedia. Lumayan untuk melengkapi koleksi. Sumber: id.wikipedia.org & deddy-mp3.com
Album

Aku lahir tanggal 3 September 1961. Kata ibuku, ketika aku berumur bulanan, setiap kali mendengar suara adzan maghrib aku selalu menangis. Aku nggak tau kenapa sampai sekarang pun aku masih gambang menangis. Biar begini-begini, aku orangnya lembut dan gampang tersentuh. Sebagai contoh, menyaksikan berita di televisi yang memberitakan ada orang sukses lalu medapatkan penghargaan atas prestasinya, aku pun bisa menangis. Melihat seorang ibu yang menunjukkan cinta kasihnya pada anaknya, juga bisa membuat aku tersentuh dan lalu menangis.

Bicara perjalanan karir musikku, dimulai ketika aku aktif ngamen di Bandung. Aku mulai ngamen ketika berumur 13 tahun. Waktu itu aku masih SMP. Aku belajar main gitar dari teman-teman nongkrongku. Kalau mereka main gitar aku suka memperhatikan. Tapi mau nanya malu. Suatu hari aku nekat memainkan gitar itu. Tapi malah senarnya putus. Aku dimarahi.

Sejak saat itu, gitar seperti terekam kuat dalam ingatanku. Kejadian itu begitu membekas dalam ingatanku.

Dulu aku pernah sekolah di Jeddah, Arab Saudi, di KBRI selama 8 bulan. Kebetulan di sana ada saudara orang tuaku yang nggak punya anak. Karena tinggal di negeri orang, aku merasakan sangat membutuhkan hiburan. Hiburan satu-satunya bagiku adalah gitar yang kubawa dari Indonesia. Saat itu ada dua lagu yang selalu aku mainkan, yaitu Sepasang Mata Bola dan Waiya.

Waktu pulang dari Jeddah pas musim Haji. Kalau di pesawat orang-orang pada bawa air zam-zam, aku cuma menenteng gitar kesayanganku. Dalam perjalanan dalam pesawat dari Jeddah ke Indonesia, pengetahuan gitarku bertambah. Melihat ada anak kecil bawa gitar di pesawat, membuat seorang pramugari heran. Pramugari itu lalu menghampiriku dan meminjam gitarku. Tapi begitu baru akan memainkan, pramugari itu heran. Soalnya suara gitarku fals. "Kok kayak gini steman-nya?" tanyanya. Waktu itu, meski sudah bisa sedikit-sedikit aku memang belum bisa nyetem gitar. Setelah membetulkan gitarku, pramugari itu lalu mengajariku memainkan lagu Blowing in the Wind-nya Bob Dylan.

Waktu sekolah di SMP 5 Bandung aku juga punya pengalaman menarik dengan gitar. Suatu ketika, seorang guruku menanyakan apakah ada yang bisa memainkan gitar. Meski belum begitu pintar, tapi karena ada anak perempuan yang jago memainkan gitar, aku menawarkan diri. "Gengsi dong," pikirku waktu itu. Maka jadilah aku pemain gitar di vokal grup sekolahku.

Kegandrunganku pada gitar terus berlanjut. Saat itu teman-teman mainku juga suka memainkan gitar. Biasanya mereka memainkan lagu-lagu Rolling Stones. Melihat teman-temanku jago main gitar, aku jadi iri sendiri. Aku ingin main gitar seperti mereka. Daripada nggak diterima di pergaulan, sementara aku nggak bisa memainkan lagu-lagu Rolling Stones, aku nekat memainkan laguku sendiri. Biar jelek-jelek, yang penting lagu ciptaanku sendiri, pikirku.

Untuk menarik perhatian teman-temanku, aku membuat lagu-lagu yang liriknya lucu, humor, bercanda-canda, merusak lagu orang. Mulailah teman-temanku pada ketawa mendengarkan laguku.

Setelah merasa bisa bikin lagu, apalagi bisa bikin orang tertawa, timbul keinginan untuk mencari pendengar lebih banyak. Kalau ada hajatan, kawinan, atau sunatan, aku datang untuk menyanyi. Dulu manajernya Engkos, yang tukang bengkel sepeda motor. Karena kerja di bengkel yang banyak didatangi orang, dia selalu tahu kalau ada orang yang punya hajatan.

Di SMP aku sudah merasakan betapa pengaruh musik begitu kuat. Mungkin karena aku nggak punya uang, nggak dikasih kendaraan dari orang tua untuk jalan-jalan, akhirnya perhatianku lebih banyak tercurah pada gitar. Sekolahku mulai nggak benar. Sering bolos, lalu pindah sekolah.

Aku merasakan gitar bisa menjawab kesepianku. Apalagi ketika sudah merasa bisa bikin lagu, dapat duit dari ngamen, mulailah aku sombong. Tetapi sesungguhnya semuanya itu kulakukan untuk mencari teman, agar diterima dalam pergaulan.

Suatu ketika ada orang datang ke Bandung dari Jakarta. Waktu itu aku baru sadar kalau ternyata lagu yang kuciptakan sudah terkenal di Jakarta. Maksudku sudah banyak anak muda yang memainkan laguku itu. Malah katanya ada yang mengakui lagu ciptaanku.

Sebelum orang Jakarta yang punya kenalan produser itu datang ke Bandung, aku sebetulnya sudah pernah rekaman di Radio 8 EH. Aku bikin lagu lalu diputar di radio itu. Tapi radio itu kemudian dibredel.

Setelah kedatangan orang Jakarta itu, atas anjuran teman-temanku, aku pergi ke Jakarta. Waktu itu aku masih sekolah di SMAK BPK Bandung. Sebelum ke Jakarta aku menjual sepeda motorku untuk membuat master. Aku tidak sendirian. Aku bersama teman-teman dari Bandung: Toto Gunarto, Helmi, Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul.

Kami lalu rekaman. Ternyata kasetnya tidak laku. Ya, sudah, aku ngamen lagi, kadang-kadang ikut festival. Setelah dapat juara di festival musik country , aku ikut festival lagu humor. Kebetulan dapat nomor. Oleh Arwah Setiawan (almarhum) lagu-lagu humorku lalu direkam, diproduseri Handoko. Nama perusahaannya ABC Records. Aku rekaman ramai-ramai, sama Pepeng (kini pembawa acara kuis Jari-jari, jadi MC, dll), Krisna, dan Nana Krip. Tapi rekaman ini pun tak begitu sukses. Tetap minoritas. Hanya dikonsumsi kalangan tertentu saja, seperti anak-anak muda.

Akhirnya aku rekaman di Musica Studio. Sebelum ke Musica, aku sudah rekaman sekitar 4 sampai 5 album. Setelah rekaman di Musica itu, musikku mulai digarap lebih serius. Album Sarjana Muda, misalnya, musiknya ditangani Willy Soemantri. Sumber: iwanfals.co.id
Native Instruments B4 merupakan salah satu VST plugin yang memiliki suara organ yang digunakan oleh keyboardist pemusik reggae legendaris, yaitu The Wailers yang merupakan band pengiring musik Bob Marley. Netive Instruments B4 menyuguhkan suara yang sangat berkarakter dan dilengkapi dengan fitur yang hampir menyerupai organ aslinya yaitu Hammond.


Free Download Native Instruments B4



LazySnake merupakan virtual elektrik piano yang dikembangkan oleh Andreas Ersson. Ini merupakan VST synth yang memiliki sound cukup menarik, wajib untuk kita miliki. 


Airpiano merupakan pengembangan MIDI dan OSC controller yang inovatif. Hal ini memungkinkan pengguna untuk memicu kunci tak terlihat dan fader di udara. Official website: www.airpiano.de

Touch-Free Interface
Airpiano adalah antarmuka musik pertama yang memperkenalkan interaksi sentuhan bebas intuitif dan sederhana. Banyak sentuhan bebas antarmuka mengharuskan pengguna untuk menatap pajangan. Tangan pengguna gerak tubuh dalam ruang 3D kemudian mengendalikan elemen pada layar. Namun, musisi dan penyanyi harus bisa memainkan instrumen mereka dengan cara yang lebih bebas dan intuitif. Kunci The airpiano dan fader karenanya tidak di layar, tapi persis ada di atas permukaan airpiano. Pemain mengetahui posisi setiap controller di udara, sehingga tampilan tidak diperlukan. Sama seperti dengan antarmuka multitouch, pengguna memicu tombol virtual persis di mana itu, dan interaksi menjadi jauh lebih alami.



Discrete and Continuous Control
Airpiano sering dibandingkan dengan Theremin. Theremin adalah instrumen indah yang cukup sulit untuk dimainkan. Salah satu alasan untuk ini adalah bahwa ia hanya menyediakan kontrol terus menerus. Airpiano memiliki matriks dari 24 kunci diskrit dan 8 fader, yang membuatnya sangat sederhana untuk memicu pesan MIDI dan OSC. Sebenarnya, software airpiano membuat perangkat sangat serbaguna bahwa tidak ada alasan sebenarnya untuk perbandingan ini. Ini adalah instrumen yang sama sekali berbeda. Periksa fitur airpiano.

User Experience
Beberapa orang bertanya: mengapa tidak menggunakan sebuah kotak dengan banyak tombol dan LED mengkilap? apa yang bisa saya lakukan dengan airpiano bahwa saya tidak bisa melakukan dengan kontroler lain? Nah, kita mencintai semua jenis antarmuka musik, dan ada banyak alternatif pengendali indah dan inovatif di luar sana. Namun, kami sangat percaya bahwa airpiano memperkenalkan pengalaman pengguna baru, alat kinerja magis dan dingin dan alat eksperimen untuk mengeksplorasi. Perangkat lunak airpiano memungkinkan pengaturan perangkat dalam berbagai cara dan karena tidak ada "aturan" tentang bagaimana memainkan airpiano, ide-ide kreatif baru dan bermain teknik akan datang untuk hidup!

Main Hardware Specifications:
* 8 infrared proximity sensors create up to 24 virtual keys and 8 virtual faders
* 40 LEDs provide easy orientation and visual feedback
* 1 momentary button allows switching between presets directly from the device
* ¼″ connector for using an expression pedal or a foot switch
* Power 9Vdc
* USB 2.0
* Dimensions: 960 x 160 x 26 mm ; Weight: 2.8 kg

Salah satu musisi yang menggunakan airpiano yaitu Jo Hamilton, berikut salah satu cuplikan video beliau saat menggunakan perangkat ini. 

Berkat perkembangan teknologi, memiliki studio rekaman sendiri bukanlah menjadi hal yang sulit. Berawal dari sebuah perangkat home recording, Anda dapat mengemasnya melalui ruangan yang di-treatment khusus secara akustik dan memperhatikan noise controller untuk mewujudkan sebuah studio rekaman.

Era digital telah melakukan perubahan besar di industri rekam. Jika di era analog, kita harus merogoh kantong teramat dalam hanya untuk membeli sepotong mixer. Namun, kini fungsinya telah dapat tergantikan dengan software-software yang dijalankan oleh sebuah personal komputer. Selain kemudahan, harga yang bisa ditekan juga membuat kegiatan rekaman dapat dilakukan oleh siapa saja yang tertarik. Umumnya, bagi yang memimpikan memiliki studio rekaman, mengawalinya dengan membuat sebuah home recording tanpa ruangan khusus dan dengan peralatan yang minim. Setelah itu, bisa berlanjut ke arah yang lebih “serius”, yakni dengan mengemasnya dalam sebuah studio, perangkat, dan sistem yang lebih komplet, termasuk membangun minimal dua ruang studio, yang nantinya akan berfungsi sebagai ruang kontrol dan ruang take. Bagi Anda yang penasaran sekaligus ingin membangun sebuah studio rekaman, bisa mengikuti ulasan berikut ini:

Agus Hardiman (Praktisi Audio Recording)

“Sesuaikan dengan Budget”
Untuk membuat studio rekaman, menurut Agus Hardiman yang merupakan seorang praktisi audio, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah masalah budget. “Sebelumnya perlu ditetapkan, budget-nya berapa?, Standarnya seperti apa?, Kebutuhannya sampai di mana?, dan seterusnya?, ujar Agus yang juga pemilik sekolah studio rekaman di Jakarta. Menurutnya, kebutuhan itu secara umum menyangkut kepada berapa chanel/input yang diperlukan. Apakah cukup, misalnya 8 dan 16 chanel simultan saja atau harus 24 chanel input. “Semakin banyak semakin baik,” tambahnya. Dalam membuat studio rekaman, Agus yang juga seorang penulis buku ini memaparkan 4 komponen dasar yang mesti dimiliki kalangan pemula, yaitu:
  1. Seperangkat alat musik
  2. Seperangkat alat recording
  3. Akustik studio
  4. Noise control studio
Alat Musik dan Alat Rekaman
Untuk kelengkapan alat musik, Agus kembali membagi berdasarkan kelasnya. Pembuat studio dapat memilih alat musik dari kelas bawah, menengah hingga atas. Semua bergantung budget. Jangan dilupakan, alat musik yang tersedia mesti lengkap. Hal ini untuk mengantisipasi rekaman band/live.
Sedangkan alat-alat rekaman seperti mikrofon, sound card, speaker monitor, dan preamp mikrofon adalah perangkat yang paling basic. Boleh juga ditambah midi controller atau keyboard controller. Berbeda dengan keyboard controller, midi controller tidak bersuara karena langsung dihubungkan dengan monitor komputer.

Akustik Studio dan Noise Control Studio
Noise control studio sangat bergantung dari bahan-bahan yang ada di studio tersebut. Umumnya, noise control ini mengupayakan agar tidak ada suara yang keluar dari studio. Sehingga melalui bahan, material, dan desain ruangan membentuk sebuah noise control yang mampu mencegah suara bocor. Sedangkan akustik studio, dititikberatkan untuk membuat suara lebih enak didengar.


Tahap Lanjutan
Untuk menambah kualitas hasil rekaman yang dilakukan, perangkat dasar untuk kebutuhan rekaman yang telah disebutkan di atas dapat dikembangkan melalui penambahan alat-alat, seperti audio processor, Digital Signal Processing (DSP) card, dan monitor controller.

Audio processor adalah alat yang digunakan untuk memproses suara agar kualitasnya (terutama karakternya) menjadi lebih bagus. Contohnya suara vokal yang cempreng dapat dimanipulasi/dibuat bagus dulu, baru kemudian direkam. Sekadar tahu, saat pemakaian audio processor, waktu rekaman suara tidak langsung masuk ke sound card, namun diolah dulu oleh audio processor tersebut. Audio processor sendiri, terdiri atas kompressor, EQ, multi effect, dan reverb dalam komposisi musik. Untuk pemula dan ber-budget sedikit, tak terlalu disarankan menggunakan audio processor. Karena harga sebuah audio processor bisa sangat mahal dan menyita hampir keseluruhan budget Anda. Lebih baik memaksimalkan kemampuan sound card atau mengakalinya dengan membeli software-nya saja.

Proses rekaman dimulai dari recording, editing, mixing, dan mastering. Pemakaian DSP card, misalnya UAD2 digunakan saat mixing dan mastering. DSP card ini diletakkan di dalam personal computer. Ini merupakan tahap lanjutan dari software khusus yang telah plug-in di dalam komputer, bagi kelas pemula ber-budget rendah.

Sedangkan monitor controller merupakan suatu alat yang bisa digunakan untuk mengatur bunyi, terutama dari speaker-speaker. “Kita dapat mengatur mau bunyi dari speaker yang mana,” kata Agus. Cukup dengan menekan satu tombol, suara dapat berpindah dari speaker yang satu ke speaker yang lainnya. Jika yang manual, hal ini sangat merepotkan karena harus melepas-pasang kabel. Hal ini berhubungan dengan pemakaian speaker monitor. Menurut Agus, pemakaian satu speaker monitor saja bisa dilakukan. Namun, ia menganjurkan untuk menggunakan minimal 2 speaker, “Lebih sekadar untuk mencari referensi,” ujarnya.
Tips Memilih Perangkat Dasar untuk Rekaman

Speaker Monitor: Dalam memilih speaker monitor yang bagus, disarankan mencari speaker yang respons frekuensinya mendekati flat. Dengan kata lain, apa yang ada telah terekam di dalam komputer, maka persis seperti itu pulalah ketika di-playback. Sebisanya dengan tanpa pewarnaan suara sama sekali.

Selain itu, harap diperhatikan pula detail image atau separasinya. Sepasang speaker monitor yang buruk, tidak dapat dirasakan separasi image-nya. Sedangkan speaker monitor yang bagus, selalu mampu menyajikan image/separasi suara yang jelas dan dengan detail yang baik. Yang terakhir, ketika memilih speaker monitor adalah pastikan bahwa frekuensinya balance.

Mikrofon: Mikrofon yang ideal adalah yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Contoh kasus untuk penyanyi dengan suara melengking, membutuhkan mikrofon dengan karakter yang berbeda dengan penyanyi bersuara rendah. Dapat disimpulkan bahwa mikrofon yang berbeda menghasilkan suara dengan karakter yang berbeda pula. Hal ini tidak hanya berlaku untuk vokal saja, melainkan juga pada alat musik lainnya. Soal kuantitasnya, dalam sebuah studio rekaman minimal tersedia 8 buah mikrofon dengan jenis yang berbeda.

Sound Card: Pemilihan sound card biasanya berhubungan dengan berapa banyak input/chanel yang akan direkam. Pilihlah sound card dengan kualitas audio yang terbaik yang mampu kita beli. Tentunya dengan driver yang stabil dan kompatibel dengan sistem pengoperasian yang digunakan (misalnya windows XP atau lainnya). Pastikan sound card yang dipilih memiliki dinamika yang tinggi. Saat ini perkembangan sound card bisa sampai tak terbatas, karena pemakaiannya bisa paralel. Untuk sebuah studio, disarankan menggunakan paling sedikitnya 8 chanel simultan.

Mic Preamp: Karena level mikrofon yang kecil, maka dibutuhkan penguatan, yakni preamp untuk mikrofon. Dewasa ini, paling tidak tersedia 2 jenis preamp mikrofon, yakni yang transparant dan yang colouring. Untuk yang transparant, preamp-nya bertugas hanya menguatkan saja, tanpa memberi pewarnaan khusus pada sinyal awalnya. Sedangkan untuk preamp yang jenis colouring, dapat menjadikan suara menjadi lebih bagus dari suara aslinya. Sebuah studio rekaman, biasanya membutuhkan kedua jenis preamp mikrofon ini.

Midi Controller dan Keyboard Controller. Kapan harus menggunakan midi/keyboard controller? Jika hanya ingin mengandalkan sound dari software, maka sudah cukup menggunakan midi controller saja. Midi controller juga menjadi pilihan menarik, karena harganya yang lebih murah dibanding keyboard controller. Contohnya untuk yang 4 oktaf dapat dibeli dengan harga sekitar 12 juta saja. Namun, semuanya kembali ke soal kebutuhan. Sebuah keyboard bisa digunakan untuk hal selain rekaman, yakni bisa juga diajak perform secara langsung di panggung. Sedangkan bila akan menggunakan midi controller untuk perform live, maka kita harus juga membawa serta perangkat pendukung lainnya, seperti komputer dan sound card.

Software Paling Powerful
Karena persaingan yang amat ketat, para pembuat software membuat satu teknologi yang tak terlalu jauh satu sama lain. Jadi, boleh dibilang kemampuan satu software dengan software lainnya hanya beda tipis saja.

Agus menuturkan bahwa dengan demikian untuk pemakaiannya, ia mengembalikan kepada si pengguna. “Lebih comfort mengunakan yang mana?,” ujar Agus. Menurutnya lagi, sebaiknya si pengguna software telah mencoba seluruh software yang ada, baru menentukan mana yang terbaik dan paling cocok untuk lebih didalami.

Untuk studio rekaman, terdapat software utama yang disebut dengan Digital Audio Workstation (DAW). Pada software ini, kita dapat melakukan proses recording, mixing hingga mastering lengkap di satu fasilitas. Umumnya, satu studio menggunakan satu jenis DAW saja. Namun untuk studio yang disewakan, ada baiknya menyediakan lebih dari satu DAW untuk antisipasi penyewa yang menggunakan DAW berlainan. Software dalam DAW ini memegang peranan vital dalam sebuah studio rekaman, namun yang paling utama adalah bagaimana penguasaannya karena hal itu akan mempengaruhi hasil.

Budget
Bagaimana dengan budget? Berapa yang dibutuhkan untuk membuat studio rekaman yang standar? Untuk itu, Agus mengira-ngira bahwa biaya yang dikeluarkan untuk membeli alat-alat rekaman (diluar ruangan dan alat musik) sebesar Rp20 juta hingga Rp30 jutaan, “Itu jenis basic yang semuanya memakai plug in,” pungkasnya. Sumber: audiopro.co.id

Membuat Studio Rekaman

by on April 24, 2012
Berkat perkembangan teknologi, memiliki studio rekaman sendiri bukanlah menjadi hal yang sulit. Berawal dari sebuah perangkat home recordin...
SONAR Produser X1 memiliki semua yang diperlukan untuk memberikan, dipoles "radio-siap" rekaman yang diharapkan dalam industri musik saat ini - semua dalam satu kotak. Termasuk semua alat pemotong SONAR di tepi musik ciptaan tak tertandingi ditambah dengan koleksi kelas dunia instrumen dan efek. Dari antarmuka Skylight inovatif untuk, legendaris suara "besar-studio" dari strip konsol ProChannel, Produser X1 SONAR adalah pilihan ideal bagi siapa saja yang serius tentang produksi musik.

DAW 2.0 Has Arrived
SONAR telah menjadi salah satu DAW yang paling populer di pasar selama hampir satu dekade sekarang. Dan kita telah belajar banyak sepanjang jalan. Tapi hal telah berubah selama sepuluh tahun terakhir, jadi kami merasa sudah waktunya untuk mengambil lebih dari 20 tahun pengalaman kami dalam menciptakan software musik, menggabungkannya dengan alat pemotong musik tepi penciptaan, dan membungkusnya dengan desain yang sama sekali modern. Menonton video di sebelah kiri untuk belajar lebih banyak.

SONAR X1 Production Suite meliputi:

  • SONAR Producer X1 cocok untuk produksi musik saat ini tak tertandingi dengan user desain antarmuka memberikan yang terbaik dalam penciptaan lingkungan yang bersih dan modern.
  • SONAR Producer X1 Expanded menyediakan fungsi tambahan yang mencakup kemampuan ProChannel modular, Saturasi Knob Softube itu modul ProChannel, FX revolusioner Chains 2.0, satu-klik integrasi SoundCloud, dan Musik dukungan XML.
  • Z3TA +2 generasi waveshaping synthesizer berikutnya.


http://www.filesonic.com/file/245300981/Cakewalk.part01.rar
http://www.filesonic.com/file/245308411/Cakewalk.part02.rar
http://www.filesonic.com/file/245332701/Cakewalk.part03.rar
http://www.filesonic.com/file/245369751/Cakewalk.part04.rar
http://www.filesonic.com/file/245389201/Cakewalk.part05.rar
http://www.filesonic.com/file/245398401/Cakewalk.part06.rar
http://www.filesonic.com/file/245425561/Cakewalk.part07.rar
http://www.filesonic.com/file/245470251/Cakewalk.part08.rar
http://www.filesonic.com/file/245488081/Cakewalk.part09.rar
http://www.filesonic.com/file/245495621/Cakewalk.part10.rar
http://www.filesonic.com/file/245522161/Cakewalk.part11.rar
http://www.filesonic.com/file/245567731/Cakewalk.part12.rar
http://www.filesonic.com/file/245589291/Cakewalk.part13.rar
http://www.filesonic.com/file/245592171/Cakewalk.part14.rar
http://www.filesonic.com/file/245693521/Cakewalk.part15.rar
http://www.filesonic.com/file/245741751/Cakewalk.part16.rar
http://www.filesonic.com/file/245746251/Cakewalk.part17.rar

Cakewalk - Sonar X1 Producer

by on April 23, 2012
SONAR Produser X1 memiliki semua yang diperlukan untuk memberikan, dipoles "radio-siap" rekaman yang diharapkan dalam industri mu...

"Ableton Live is about making music; for composition, songwriting, recording, production, remixing and live performance. Live's nonlinear, intuitive flow, alongside powerful real-time editing and flexible performance options, make it a unique studio tool and a favorite with live performers. If you'd rather be "making music" than just "using music software," Ableton Live is for you. Live 8, the latest version, includes a wealth of new techniques and improvements with a new groove engine, revamped warping, live looping, new effects, crossfades in the Arrangement View and a reworked MIDI editor." www.ableton.com/live-8/

Mungkin saja diantara kalian ada yang belum mengetahui dan bertanya apa sih ableton live itu?! Perhatikan sejenak, disini saya akan memberikan sedikit gambaran tentang Sofware yang biasa digunakan oleh para pecinta Musik Laptop (kurang lebih seperti itu sebutan yang sampai ditelinga saya  saat ini).

Ableton Live merupakan satu dari sekian banyak software Digital Audio Workstation (DAW) yang biasa digunakan untuk recording, meng-komposisi musik, bahkan bisa juga digunakan untuk performing diatas stage yang dipenuhi oleh kerlap-kerlip disco. 

Loh, kenapa lampu disco? 
Ya, karna hingga saat ini mayoritas pengguna ableton live meminang software ini karna kemampuannya dalam meramu musik elektronik. Setelah ditelaah, dengan software ini kita bisa mencoba explore musik layaknya seorang deejay. Nah, kalo uda ngomong soal deejay, pastinya bayangan kita gak bakal jauh-jauh dari lampu disco. :D

Hingga atrikel ini ditulis, ableton telah merilis hingga versi yang ke-8.
Untuk informasi mengenai update terbaru dari software ini, kita kudu & wajib pantengin terus website resminya ataupun forum para pengguna Ableton Live itu sendiri. 

Untungnya di Indonesia sudah banyak pengguna & tutorial dengan bahasa pribumi. Jadi lebih mudah deh buat yang mau belajar. Langsung aja diceck kumpulan tutorial yang menurut saya sudah cukup lengkap. Selamat mencoba... http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7114505