Showing posts with label mas. Show all posts
Showing posts with label mas. Show all posts
Ramadhan 2015 ini sangat berbeda dengan ramadhan di tahun sebelumnya. Ya, beberapa tahun sebelumnya nerr selalu menyibuki diri untuk koordinasi dengan teman-teman lama, mulai dari teman SD, SMP, SMA & beberapa teman kuliah yang masih tinggal di Bandar Lampung. Ramadhan emang momen satu-satunya yang tepat untuk dijadikan ajang mempererat tali silaturahmi, buka bersama misalnya. Tapi entah karena kesibukan yang cukup menyita waktu, ramadhan 2015 ini sama sekali tidak ada agenda buka bersama dengan teman-teman alumni manapun. 

Hanya saja, sekitar seminggu sebelum hari raya Idul Fitri, beberapa teman wanita sempat menghubungi. Ya, ketiga wanita pada foto ini berhasil mengelabui dengan mengatakan bahwa teman-teman slytherin sudah berkumpul untuk buka puasa bersama di sebuah mall yang baru beberapa bulan yang lalu dibuka. Berhubung saat itu sudah lewat maghrib & masih berada di Pasar Seni, langsung saja nerr tancap gas menujut tempat yang mereka sebutkan.

Tapi ternyata... setibanya disana, hanya 3 sosok wanita itu yang terlihat sambil tertawa-tawa. Oke, mereka berhasil. Agith, Delvi & Della emang terbilang teman wanita yang cukup dekat semasa SMA. Tapi sialnya kenapa gue laki sendiri ya? ditambah lagi mereka ngajak untuk photobox. Mau-nggak-mau malam itu harus ikhlas jadi bodyguard hingga masing-masing pangeran dari mereka menjemputnya. hahaha..

rendra, maramis, rendra maramis, mas, nerr, masnerr, slytherin, social youngest three be interest, nisa agitha, agith, delvi yuliana, delvi, gesma della, della
rendra, maramis, rendra maramis, mas, nerr, masnerr, slytherin, social youngest three be interest, nisa agitha, agith, delvi yuliana, delvi, gesma della, della
rendra, maramis, rendra maramis, mas, nerr, masnerr, slytherin, social youngest three be interest, nisa agitha, agith, delvi yuliana, delvi, gesma della, della

Mereka yang terlalu bening, atau mungkin Mas yang cukup gelap? Biarlah, tak mengapa. Alhamdulillah dikesempatan Ramadhan kali ini Kita masih bisa berjumpa.
masnerr, astaghfirullah

Astaghfirullah.. astaghfirullah.. astaghfirullah.. 
Jelas sekali dengan mengucapkan lafas "astagfirullah" berulang kali (semakin banyak semakin baik), perlahan hati ini akan merasa tenang. Sejak kecil Mama selalu mengingatkan untuk mengucap istigfar ketika Saya lupa meletakkan sesuatu. Mungkin secara psikologis, orang yang terlupa sesuatu akan merasa panik & jika terus mencari dalam keadaan itu kemungkinannya pun tidak membuahkan hasil. Sejak kecil itu pula Saya sudah terbiasa mengucap "astaghfirullah" sebanyak mungkin yang hasilnya cukup menenangkan hati & alhamdulillah apapun yang dicari kemudian ditemukan.

Alhasil, hingga kini hal itu masih menjadi kebiasaan. Seperti saat inipun, ketika gundah melanda. Tentang permasalahan apapun itu, Saya selalu berusaha mengucap lafas "astaghfirullah" sebanyak mungkin. Berharap Allah mengampuni kesalah yang telah diperbuat & menunjukan jalan yang baik & benar, amiin.
Selamat pagi kali ini ditemani beberapa teguk kopi dingin, dingin sekali hingga hati ini tak ingin lagi merasa dingin. Bagaikan panas, kian membara, entah apa yang dirasa. Sudahlah, akhiri saja..

Sejak lama hal ini terpikirkan, ingin mengakhiri beberapa kegiatan yang cukup menguras waktu, tenaga & tentunya pikiran.


Kamu sudah cukup banyak membantu, nerr.
Beberapa lingkaran & proses sudah kamu lalui.
Tidak sedikit waktu yang terbuang & nantinya tentu dikenang.
But... You have a passion, remember that & take action!

Kamu butuh waktu yang cukup untuk memantapkan arah & tuju.
Lepaskanlah peran itu satu persatu, bantulah dirimu.
Just do it, now !!

It's Time To Play Ego ?!

by on May 28, 2014
Selamat pagi kali ini ditemani beberapa teguk kopi dingin, dingin sekali hingga hati ini tak ingin lagi merasa dingin. Bagaikan panas, kia...

Mas:
Belakangan ini sikap nerr cukup banyak yang berubah. Dia coba untuk tidur tidak larut malam & bangun dipagi hari, menyempatkan diri antar sang ibu ke pasar & kemudian pergi sarapan sembari menemui seorang....

Nerr:
Helloo..
Mas coba lempar kail sembunyi pancing nih. Itu kan mas yang mau, mas yang ingin. Kok ngebantalin gue?

Mas:
Nerr, ini urusan perasaan kan? Iya kan? Itu wilayahnya kamu kan? Bener kan?

Nerr:
Wah, reseh nih si mas.
"Pelan-pelan saja jangan buru-buru.. pasti nanti kan ada waktunya". Tau kan makna dari lirik Ray D'Sky itu? Jangan buru-buru omong soal perasaan deh -,-

Mas:
Hehehe oke oke..
Tapi itu bukan berarti kamu menghindar atau menutupi perasaan kamu kan?

Nerr:
Iya paham, gue masih coba untuk jalani & sejauh ini juga masih tahap penyesuaian. Tapi agaknya mas itu yang menggebu-gebu, ya kan? Mas kan lagi butuh motivasi gitu, butuh semangat gitu dari dia yang...

Mas:
Udah deh.. udah.. udah malem, kita tidur ya.. besok lagi ya..

Nerr:
Huu.. mulai nih, kebiasaan nih. Kau yang memulai & kau pulai yang mengakhiri alias menghindari -,-

Mas:
Zz.

Lempar Kail Sembunyi Pancing

by on May 21, 2014
Mas: Belakangan ini sikap nerr cukup banyak yang berubah. Dia coba untuk tidur tidak larut malam & bangun dipagi hari, menyempatkan dir...